KPK Terima 14 Laporan Dugaan Gratifikasi Tiket Asian Games 2018

Jakarta, IDN Times – Perhelatan Asian Games 2018 memang sudah berlalu, tetapi tidak demikian bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka tetap mengimbau kepada para pejabat atau penyelenggara negara untuk mengembalikan tiket pertandingan yang pernah diterima. Bagi lembaga antirasuah, tiket itu diduga masuk ke dalam bentuk gratifikasi.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan hingga Selasa sore (4/9), sudah ada 14 laporan mengenai tiket Asian Games. Sebanyak 13 laporan menyebut tiket yang mereka terima belum digunakan.

“1 laporan penerimaan sisanya berisi 2 tiket yang telah digunakan,” ujar Febri melalui keterangan tertulis kemarin.

Sesuai dengan UU, KPK tidak akan mengungkap identitas pelapor. Febri hanya bersedia mengungkap level jabatan si pelapor, dimulai dari Dirjen, Direktur, Kepala Sub Direktorat, sekretaris dan account representatif. Khusus untuk level jabatan terakhir, itu ditemukan hanya di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Lalu, bagaimana nasib tiket yang sudah terpakai dan dinyatakan oleh lembaga antirasuah sebagai gratifikasi?

1. KPK memiliki waktu 30 hari untuk menganalisa apakah tiket Asian Games itu masuk gratifikasi
KPK Terima 14 Laporan Dugaan Gratifikasi Tiket Asian Games 2018Dok. IDN Times
Usai laporan itu diterima, maka lembaga antirasuah memiliki waktu 30 hari untuk menganalisa apakah tiket Asian Games tersebut dinyatakan gratifikasi atau tidak. Data yang dimiliki oleh KPK, tiket itu tidak hanya untuk pertandingan, tetapi ada pula untuk menghadiri upacara pembukaan di Stadion Gelora Bung Karno pada (18/8).

KPK kemudian mengimbau pejabat lainnya agar ikut melaporkan lantaran waktunya masih ada yakni selama 30 hari. Kalau berasumsi, tiket itu diterima pada (17/8) maka, mereka masih memiliki waktu untuk melapor ke KPK hingga (17/9).

“Ingat, laporan ini mencegah Anda untuk dijerat tindak pidana di pasal 12B UU nomor 20 tahun 2001. Ancaman hukumannya cukup berat yakni penjara 4-20 tahun,” kata Febri semalam.

2. Imbauan itu bermula dari adanya laporan BUMN yang memborong tiket dan diberikan ke pejabat
KPK Terima 14 Laporan Dugaan Gratifikasi Tiket Asian Games 2018Blibli
Lembaga antirasuah akhirnya mengingatkan agar tiket itu segera dilaporkan lantaran ada informasi yang mereka terima ada BUMN yang memborong tiket dan diberikan ke para pejabat. Padahal, publik merasakan kesulitan untuk mendapat tiket pertandingan, upacara pembukaan dan penutupan.

Topic:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Just For You